Bagiyang sehat, lebih disarankan untuk menggunakan masker yang terbuat dari kain yang bisa kamu buat sendiri di rumah. Seperti yang dilansir dari huffpost.com, simak cara mudahnya berikut ini. Cara membuat masker kain di rumah. Alat yang dibutuhkan: 1. Kain katun (bisa menggunakan pakaian yang sudah tidak terpakai). 2.
Meskibegitu, jangan dibikin ribet. Mengutip Hellosehat, penggunaan pembalut kain bakal terasa lebih mudah dengan menerapkan beberapa tips berikut:. 1. Pilih ukuran yang tepat. Baca Juga: Kelewat Kreatif, Wanita Ini Bikin DIY Penyegar Udara Pakai Pembalut Pilihlah pembalut kain berdasarkan ukuran pembalut sekali pakai yang biasanya Anda gunakan.
DusunPanggang dapat membuat pembalut wanita kain untuk dapat digunakan sendiri. Diperlukan peningkatan ketrampilan agar kelompok wanita PKK di Dusun Panggang dapat membuat pembalut wanita kain untuk dapat digunakan sendiri. Tujuan program pengabdian masyarakat Ecoliteracy Pembuatan Pembalut Wanita Ramah Lingkungan adalah memberikan penyadaran,
Menggunakanpembalut kain atau menstrual pad memang cukup tricky, agar pembalut kain awet dan memberi manfaat buat Anda, simak tips berikut ini. Menstrual Pad - Menjahit Pembalut KainПодробнее. Tutorial Membuat logo vecktor sendiri || pixllab - YouTube (Ethel Roberts) Asyik yang lainnya, setidaknya produk yang kita buat ini limited
Langkahlangkah. 1. Cuci tangan dan bersihkan seluruh peralatan yang akan digunakan. 2. Buatlah template dari kardus atau karton dengan pola sebagai berikut: Perbesar. Ilustrasi Masker dari Kain Perca Foto: YouTube/Achan's Diary. 3. Setelah itu, potong kain perca dan katun sesuai template tadi.
Andajuga bisa melakukannya. Harga popok cukup menguras kantong, memeras bujet Anda sebagai orang tua baru. Untuk menghemat biaya, cobalah membuat popok siap pakai sendiri menggunakan bahan-bahan kain murah, seperti kaus dan selimut kain flanel. Anda juga bisa membuat popok sendiri dalam keadaan tidak siap atau darurat.
Bahanyang digunakan untuk melapisi kain tersebut adalah campuran antara lem dan cat berwarna putih. Kanvas lukis dapat dibuat sendiri, sebab dengan membuat sendiri bisa memperoleh kain kanvas lukis yang bagus dengan biaya yang sangat ekonomis. Berikut beberapa hal yang perlu di siapkan dalam proses pembuatan kain kanvas lukis.: PEMILIHAN BAHAN
Ternyatacara membuat pembalut kain itu mudah, namun ada sejumlah catatan penting yang wajib diperhatikan. Sesuaikan ketebalan kain flanel dan handuk dengan kondisi haid. Selalu bawa celana dan pembalut ganti jika bepergian. Cuci pembalut kain dengan air mengalir dan sabun mandi untuk membersihkan noda darah, bisa juga direndam dengan air bersih.
Metode2Memasang Pembalut pada Tangan. 1. Regangkan tangan. Rentangkan jari-jari tangan Anda sejauh mungkin dan kencangkan semua otot. Pembalut tangan dimaksudkan untuk mendukung tangan saat bergerak. Jadi, Anda harus memulai dengan menghadapkan balutan pada semua gerakan yang mungkin Anda gunakan saat bertinju. 2.
Jikatidak ada sinar matahari, keringkan dengan mesin pengering atau paparan api kecil. Gunakan kembali saat pembalut sudah kering dan bersih seperti semula. Itulah beberapa tips dan cara mencuci pembalut yang benar. Jika kamu mencuci dengan kurang benar, bisa jadi ada masalah yang mengintai sampai mempengaruhi daerah kewanitaan, girls.
7Hx3. Unduh PDF Unduh PDF Salah satu benda yang sangat dibutuhkan wanita adalah pembalut. Namun, harga pembalut bisa mahal dan sebagian wanita menganggapnya kurang nyaman untuk dikenakan. Pembalut kain tidak hanya lebih hemat dan ramah lingkungan, tetapi juga lebih nyaman dikenakan. Pembalut kain tidak gerah dan berbau, tidak seperti pembalut sekali pakai karena terbuat dari bahan dengan sirkulasi udara lebih baik. Pembalut kain juga menurunkan risiko sindrom TS atau toxic shock syndrome. Namun keunggulan terbaiknya adalah pembalut kain mudah dibuat![1] 1 Buat pola pada sebuah karton. Pertama-tama buatlah bentuk belah ketupat dengan ujung melengkung.[2] Panjangnya sekitar 25 cm dengan lebar 20 cm. Potong pola jika sudah selesai.[3] Sudut atas dan bawah harus sedikit lebih lebar. Lebar tiap sudutnya sekitar 6,5 cm. 2 Gunakan pola untuk membentuk dua lembar kain katun flanel. Kedua kain ini akan menjadi bagian luar pembalut, jadi pilihlah sesuka Anda. Anda bisa menggunakan kain bercorak atau polos berwarna. Anda juga bisa mengombinasikan kain bercorak di satu sisi, dan polos di sisi lainnya.[4] Selain flanel, Anda juga bisa menggunakan kain katun. Lihat juga pada bagian quilting dan belacu di toko kain untuk menemukan alternatif warna lainnya![5] 3Jahit kedua bagian kain dengan sisi depan saling berhadapan di sebelah dalam. Satukan kedua bagian kain terlebih dahulu menggunakan jarum pentul dengan sisi depan saling berhadapan. Jahit keliling bagian ini dengan jarak keliman sekitar 0,5 cm. Tak perlu menyisakan bagian untuk membaliknya karena Anda akan membuat sayatan di bagian tengah kain. 4 Buat sayatan vertikal di tengah kain. Pastikan Anda hanya menyayat selembar kain, bukan keduanya. Sayat tepat di tengah. Panjangnya cukup beberapa sentimeter.[6] Coba potong sedikit tiap sudut yang melengkung. Memotong sedikit tiap sudut akan sangat membantu proses pembalikan. 5 Balik sisi depan melalui sayatan di tengah kain. Gunakan jari untuk mendorong bagian sudut melalui sayatan yang sudah pensil atau jarum rajut untuk mendorong bagian sudut yang sulit dibalik. Rapikan alas pembalut dengan menyetrikanya. 6Jahit keliling bagian atas alas pembalut. Anda bisa menggunakan benang berwarna sama atau berbeda. Anda bahkan juga bisa menjahitnya dengan jahitan zig-zag agar lebih menarik. Pada awal dan ujung jahitan, jahit dengan jahitan putar balik, lalu potong benang yang menjulur sependek mungkin. 1Buat pola di karton lainnya. Mulailah dengan membuat persegi panjang vertikal yang melengkung di bagian atas dan bawahnya. Panjangnya sekitar 20 cm dan lebarnya sekitar 6,5 cm. Setelah selesai, potong pola. 2 Gunakan pola untuk membuat bagian isian. Untuk isian, siapkan 3 sampai 4 lembar kain handuk lembut. Gunakan pola yang sudah Anda buat untuk memotong beberapa lembar flanel lagi; kali ini tambahkan jarak keliman sekitar 1 cm. Kain handuk lembut akan menjadi isi pembalut. Sedang kain flanel akan menjadi pembungkusnya.[7] Gunakan kain flanel yang sesuai warnanya dengan alas pembalut. 3 Jahit beberapa lembar bagian isian menjadi satu. Gunakan jarak keliman selebar 0,5 sampai 1 cm. Jahit keliling dengan menggunakan jahitan zig-zag. Sisihkan jika sudah selesai.[8] Jangan jahit kain flanel dengan bagian isian ini. Anda bisa menggunakan benang warna apa saja. Bagian isi ini nanti akan dimasukkan ke dalam pembungkusnya. 4Jahit dua lembar kain flanel untuk membuat pembungkusnya. Gunakan jarum pentul untuk menyatukan kain flanel dengan sisi depan saling berhadapan di sebelah dalam. Jahit keliling dengan jarak keliman 0,5 cm. Tak perlu menyisakan bagian untuk membalik. Anda nanti akan membuat sayatan di tengahnya. 5 Buat sayatan vertikal di bagian tengah, lalu balik kain. Lakukan seperti saat Anda membalik bagian alas pembalut di atas. Kali ini buatlah sayatan sepanjang sekitar 10 cm. Jarak ini cukup untuk menyisipkan bagian isian ke dalam pembungkusnya. Potong sedikit sisi melengkungnya. Potongan ini akan sangat membantu proses pembalikan. 6Masukkan isian bantalan ke dalam kain flanel. Cukup sisipkan isian lewat sayatan di tengah kain. Rapikan hingga masuk sempurna.[9] 1Satukan bagian alas pembalut dan isian menggunakan jarum pentul. Putar alas pembalut agar sisi yang lebih panjang arahnya vertikal dan sisi yang disayat menghadap ke atas. Letakkan isian di atasnya dengan bagian yang disayat menghadap ke bawah. Pastikan letaknya pas di tengah dan vertikal.[10] Jika letaknya sudah pas, satukan semua dengan menggunakan jarum pentul. 2 Jahit keliling bagian isi agar melekat pada alas pembalutnya. Jahit keliling bagian isi dengan jarak keliman 0,5-1 cm. Jahit putar balik di awal dan ujung jahitan, lalu pangkas benang sependek mungkin. Sambil menjahit, lepaskan jarum pentulnya.[11] Anda bisa menggunakan baik benang yang berwarna sama maupun berbeda. 3Jahit lebih dalam lagi selebar 1 cm dari jahitan pertama dan jangan terlalu dekat. Gunakan benang berwarna sama seperti sebelumnya. Jahitan ini akan makin merekatkan bagian isian dengan alas pembalut, juga untuk mencegah kainnya terlipat.[12] 4 Pasang kancing atau Velcro/perekat pada bagian sayap. Anda bisa menggunakan jenis kancing yang harus dipasang dengan alat khusus. Namun, Anda juga bisa menggunakan Velcro. Jangan menggunakan Velcro dengan lem. Meski mudah dipasang, Velcro jenis ini tak tahan lama dan pada akhirnya akan lepas. Pasang dengan menyesuaikan pakaian dalam sebab bagian sayap ini akan direkatkan menjadi satu di luar pakaian dalam Anda. 5Pakai pembalut. Pasang pembalut dengan bagian alas pembalut di bawah dan bagian isian menghadap ke atas tepat pada pakaian dalam Anda. Lipat sayap di bawah pakaian dalam, lalu kancingkan. Pembalut ini seharusnya bertahan 2 sampai 4 jam tergantung banyaknya menstruasi. 6Cuci pembalut dengan benar. Simpan pembalut dalam tas kering sampai Anda pulang. Bilas dengan air dingin lalu cuci dengan air panas dan detergen. Lalu, bilas terakhir kali dengan air dingin, kemudian keringkan dengan pengering.[13] Agar pembalut tak mengerut saat dicuci, sebelum dijahit, cucilah kain terlebih dahulu.[14] Pastikan kain yang Anda gunakan 100% katun. Kain sintetis tidak bisa mengalirkan udara dengan baik sehingga menimbulkan keringat dan bau tak sedap.[15] Pertimbangkan pula menggunakan kain berkualitas tinggi. Pembalut dari kain seperti ini akan terasa lebih nyaman juga lebih awet daripada yang terbuat dari kain murahan.[16] Anda bisa mencari pola secara daring lalu mencetaknya alih-alih membuatnya sendiri. Sesuaikan pola dengan kebutuhan dan ukuran Anda. Lipat ujung atas dan bawah ke bawah, lalu lipat dan kancingkan bagian sayap di atasnya. Pembalut akan jadi lebih kecil hingga bisa diselipkan ke dalam tas tanpa ketahuan. Jangan menggunakan detergen dengan pewangi saat mencucinya karena bisa menimbulkan iritasi kulit.[17] Hal yang Anda Butuhkan Kain katun flanel Kain katun handuk Gunting kain Jarum jahit Mesin jahit Benang Karton Pulpen Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Home/Tutorial Membuat Bantal Menyusui Nursing Pillow Sendiri 3 November 2022 Tutorial Bantal menyusui merupakan sebuah inovasi baru untuk mempermudah dan membuat nyaman bayi ketika menyusu. Model bantal ini biasanya berbentuk bulat seperti donat. Dengan model yang sederhana pastilah mudah dalam proses pembuatannya. Lalu bagaimana langkah-langkah untuk membuat bantal menyusui Nursing Pillow sendiri dengan mudah ? Jika diperhatikan model dari … Read More » Cara Merawat Kebaya Kain Brokat 31 Oktober 2022 Tutorial Kain brokat merupakan jenis kain yang penuh dengan dekorasi. Jenis kain ini biasanya terbuat dari serat sutra ataupun serat yang tipis brokat dijadikan sebagai lapisan sebuah busana, seperti kebaya, gaun. Tekstur kain brokat yang tidak teratur pada permukaannya kadang kala membuat bingung ketika mencucinya. Lalu bagaimana cara merawat kebaya … Read More » Menghitung Bahan Yang Diperlukan Membuat Busana 30 Oktober 2022 Tutorial Bagi pemula mungkin sering merasa kebingungan untuk menentukan panjang kain yang diperlukan untuk membuat sebuah busana. Masalah seperti ini tentu akan menghambat pekerjaan menjadi lebih lama, juga bisa saja membuang-buang dana. Berikut ini adalah bagaimana cara menghitung bahan yang diperlukan membuat busana. Menentukan kebutuhan kain dalam membuat sebuah busana disebut … Read More » Tutorial Membuat Kerah Kemeja 29 Oktober 2022 Tutorial Kerah kemeja termasuk dalam bentuk dari dua kerah berdiri kemudian di sambung menjadi satu. Jenis kerah ini juga memiliki beberapa macam variasi kerah kemeja. Biasanya busana dengan model kerah ini bisa digunakan untuk kegiatan formal maupun non formal. Tutorial Membuat kerah kemeja. Sebelum membuat kerah kemeja pada kain, ada baiknya … Read More » Cara Mengatasi Mesin Obras Tidak Menganyam 26 Oktober 2022 Tutorial Mesin obras adalah salah satu mesin yang digunakan untuk mengunci pinggiran kain supaya serat kain tidak terurai. Jenis mesin obras ada beberapa macam, misalnya mesin obras benang 3, mesin obras benang empat, dll. Namun yang namanya mesin jika digunakan secara terus menerus pastinya akan mengalami banyak kendala, salah satunya benang … Read More » Membuat Jubah Mandi Bathrobe Sendiri 26 Oktober 2022 Tutorial Membuat Jubah Mandu Bathrobe sendiri. -Jubah Mandi Bathrobe adalah salah satu busana yang memiliki potongan one piece dengan tujuan supaya pengguna merasa lebih mudah ketika hendak mengeringkan badan setelah mandi. Busana ini juga tidak kalah penting di kehidupan sehari-hari. Ciri khas dari pakaian ini adalah berkerah dan memiliki … Read More » Kelebihan Kekurangan dan Cara Merawat Kain Linen 24 Oktober 2022 Tutorial Bagi orang yang awam di dalam dunia fashion, mungkin masih bingung sama jenis kain Linen. Kain linen biasanya digunakan untuk membuat bedding set. Namun belakangan jenis kain ini juga sangat populer untuk membuat busana. Sebenarnya apa sih kain linen itu ? Serta apa kelebihan, kekurangan, dan cara merawat kain linen … Read More » Cara Mengatasi Mesin Jahit Berisik 23 Oktober 2022 Tutorial Di dalam industri garmen, tailor, ataupun konveksi pasti mempunyai beberapa macam masalah yang berhubungan dengan mesin jahit. Seperti benang loncat, jarum sering putus, benang tidak menyulam, mesin berisik, dll. Itulah dilema yang sering dialami oleh para penjahit. Berikut ini ada beberapa cara mengatasi mesin jahit berisik jika Anda mengalaminya. Bagi … Read More » Cara Membuat Pembalut Kain Sendiri 23 Oktober 2022 Tutorial Cara membuat pembalut kain sendiri. -Bagi penyitas gerakan ramah lingkungan, penggunaan pembalut kain sangat membantu. Dengan menggunakan pembalut kain yang bisa dicuci dan digunakan secara berulang mampu untuk mengurangi limbah. Karena menurut sebuah penelitian menyatakan bahwa sampah terbanyak berasal dari penggunaan popok dan pembalut sekali pakai. Bahan dasar pembuatan pembalut … Read More » Membuat Dompet Dari Kain Perca 19 Oktober 2022 Tutorial Dompet merupakan barang penting bagi beberapa orang. Dompet memiliki fungsi sebagai tempat meyimpan barang-barang penting yang berukuran kecil seperti uang, ID card, dll. Dipasaran terdapat berbagai macam model dan tipe dompet. Namun jika Anda menginginkan dompet yang unik, Anda bisa mencoba untuk membuatnya sendiri dengan memanfaatkan kain perca. Membuat dompet … Read More »
“Sejak pertama kali mengalami menstruasi, kita terbiasa untuk berbisik-bisik ketika membahasnya. Akhirnya, kita menjadi kurang paham mengenai menstruasi, yang adalah bagian dari diri kita. Hari ini, mari kita lepaskan perasaan itu. Kita akan bangun ruang aman untuk bercerita tentang pengalaman menstruasi.” Kutipan berikut menjadi pengantar Westiani, dari Biyung Indonesia, ketika membuka lokakarya pembuatan pembalut kain pada 24 Juli 2022. Menstrual hygiene atau kebersihan menstruasi merupakan hal yang penting dan perlu diperhatikan. Namun, karena stigma di masyarakat, kebersihan menstruasi sering diabaikan dan dianggap sepele, bahkan tabu. Serikat Perempuan Independen SPI Labuhanbatu, Perhimpunan Jiwa Sehat PJS Indonesia, Perempuan Mahardhika, dan Federasi Serikat Buruh Persatuan Indonesia FSBPI bersama dengan Pamflet Generasi menanggapi keadaan ini dengan mengadakan lokakarya mengenai kebersihan menstruasi untuk organisasi perempuan dalam jaringan Indonesia Inklusi. Dalam menyelenggarakan lokakarya ini, Indonesia Inklusi berkolaborasi dengan Biyung Indonesia. Biyung Indonesia merupakan organisasi yang berlokasi di Yogyakarta dan aktif bergerak mengedukasi dan mengadvokasi hak kesehatan seksual dan reproduksi perempuan. Pada lokakarya ini, Biyung Indonesia membersamai teman-teman Indonesia Inklusi untuk mengenal lebih lanjut tentang hak kesehatan seksual dan reproduksi sekaligus belajar membuat pembalut kain. Kegiatan berlangsung di Kantor Perhimpunan Jiwa Sehat Jakarta untuk mengikuti lokakarya kebersihan menstruasi. Lokakarya dibuka dengan sambutan dari Ratna Dewi sebagai perwakilan Perhimpunan Jiwa Sehat Jakarta dan Ruray sebagai perwakilan dari Pamflet Generasi. “Semoga pelatihan ini berguna bagi kita semua, dan kita melanjutkan pengetahuan yang didapat ke komunitas masing-masing,” ucap Mbak Ratna Dewi dari Perhimpunan Jiwa Sehat Jakarta untuk membuka lokakarya ini. Ruray kemudian menyerahkan kegiatan ke Westiani yang juga hadir bersama Sang untuk memfasilitasi sesi lokakarya. Untuk berkenalan, partisipan diajak untuk mendengarkan dan menceritakan kembali pengalaman menstruasi teman di sebelahnya. Hal ini dilakukan untuk membuka ruang aman bagi partisipan untuk bercerita dengan nyaman tentang pengalaman menstruasinya. Ruang aman untuk bercerita tentang pengalaman menstruasi dapat memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan individu yang mengalami menstruasi, seperti informasi mengenai hak menstruasi sehat. Selain itu, bercerita dan saling mendengarkan pengalaman menstruasi teman adalah salah satu cara bagi kita untuk mulai mewajarkan membahas topik menstruasi. Dengan ruang aman ini, remaja yang baru memulai perjalanan menstruasinya akan lebih nyaman bercerita tentang pengalaman dan mengekspresikan kebutuhannya selama menstruasi. Selain bertukar cerita mengenai pengalaman menstruasi, partisipan juga diajak untuk mengenal siklus menstruasi dan kesehatan reproduksi. Westiani menjelaskan bahwa siklus menstruasi bukan hanya tentang mengeluarkan darah setiap bulannya, melainkan juga tentang siklus hidup. Siklus menstruasi akan memengaruhi siklus hidup seseorang, dan sebaliknya, hidup seseorang juga bisa mempengaruhi siklus menstruasi. Dalam satu siklus menstruasi, individu akan melewati beberapa fase; yaitu fase menstruasi, folikular, ovulasi, luteal, dan pre-menstrual atau PMS. Pada masing-masing fase, rahim individu mempunyai aktivitas yang berbeda-beda. Aktivitas Rahim tersebut dapat memengaruhi kondisi fisik dan emosi individu. Maka dari itu, sangat penting bagi individu yang mengalami menstruasi untuk mengenal siklus menstruasinya. Dengan mengenal siklus menstruasinya, individu dapat mengetahui kondisi kesehatan rahimnya, merencanakan atau menunda kehamilan, dan memahami serta menjaga kesehatan fisik dan psikis. Westiani melanjutkan dengan membagikan tips untuk menghadapi perubahan kondisi fisik dan psikis pada saat fase menstruasi. Salah satunya adalah cara bagaimana mengatasi rasa sakit ketika sedang mengalami menstruasi. Partisipan kemudian menghitung siklus menstruasi secara manual dengan mengisi handout yang telah diberikan pada awal sesi. Selanjutnya, partisipan berdiskusi mengenai mitos dan fakta yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi dan menstruasi. Sesi diskusi ditutup dengan permainan bela diri sederhana. Sesi terakhir dalam lokakarya ini adalah belajar cara membuat pembalut kain. Dengan belajar membuat pembalut kain sendiri, partisipan bisa mempunyai pilihan untuk tidak membeli pembalut pabrik. Selain lebih aman dan sehat dibanding pembalut pabrik, menggunakan dan membuat pembalut kain sendiri dapat menghemat pengeluaran. Partisipan juga dapat memproduksi pembalut kain bersama komunitasnya untuk dijadikan sumber penghasilan baru bagi komunitas. Lokakarya ini ditutup dengan diskusi singkat dan kesan pesan dari partisipan. “Kegiatan belajar membuat pembalut kain penting karena anggota komunitas kami adalah perempuan desa. Komunitas dapat memanfaatkan bahan yang sudah tersedia di rumah sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membuat pembalut kain. Selain itu, pembalut kain lebih sehat untuk kesehatan reproduksi perempuan. Ke depannya, pembalut kain juga bisa menjadi produk usaha komunitas kami,” ujar Henny Rahayu, peserta lokakarya dari Serikat Perempuan Indonesia Labuhanbatu. Harapannya, setelah mengikuti lokakarya ini, teman-teman anggota Indonesia Inklusi dapat lebih mengenal dan memahami hak atas kesehatan seksual dan reproduksi. Selain itu, teman-teman anggota Indonesia Inklusi bisa membagikan pengetahuan yang didapat ke anggota organisasinya yang lain. Perempuan bisa lebih berdaya atas kesehatan dan tubuhnya. Ditulis oleh Ken Penggalih Disunting oleh Nabila Auliani Ruray Ilustrasi oleh Naldi Cante